ELECTRICAL ENGINEERING DEPARTEMENT

STORY ABOUT ME

Selasa, 18 Juli 2017

Anak adalah Asuransi Terbaik


ANAK ADALAH ASURANSI TERBAIK

Oleh : Ust. Budi Ashari. Lc

Bukti cinta orang tua sepanjang jalan adalah mereka memikirkan masa depan anaknya. Mereka tidak ingin anak-anak kelak hidup dalam kesulitan. Persiapan harta pun dipikirkan masak-masak dan maksimal.

Para orang tua sudah ada yang menyiapkan tabungan, asuransi bahkan perusahaan. Rumah pun telah dibangunkan, terhitung sejumlah anak-anaknya. Ada juga yang masih bingung mencari-cari bentuk penyiapan masa depan terbaik. Ada yang sedang memilih perusahaan asuransi yang paling aman dan menjanjikan. Tetapi ada juga yang tak tahu harus berbuat apa karena ekonomi hariannya pun pas-pasan bahkan mungkin kurang.

Bagi yang telah menyiapkan tabungan dan asuransi, titik terpenting yang harus diingatkan adalah jangan sampai kehilangan Allah. Hitungan detail tentang biaya masa depan tidak boleh menghilangkan Allah yang Maha Tahu tentang masa depan. Karena efeknya sangat buruk. Kehilangan keberkahan. Jika keberkahan sirna, harta yang banyak tak memberi manfaat kebaikan sama sekali bagi anak-anak kita.

Lihatlah kisah berikut ini:

Dalam buku Alfu Qishshoh wa Qishshoh oleh Hani Al Hajj dibandingkan tentang dua khalifah di jaman Dinasti Bani Umayyah: Hisyam bin Abdul Malik dan Umar bin Abdul Aziz. Keduanya sama-sama meninggalkan 11 anak, laki-laki dan perempuan. Tapi bedanya, Hisyam bin Abdul Malik meninggalkan jatah warisan bagi anak-anak laki masing-masing mendapatkan 1 juta Dinar. Sementara anak-anak laki Umar bin Abdul Aziz hanya mendapatkan setengah dinar.

Dengan peninggalan melimpah dari Hisyam bin Abdul Malik untuk semua anak-anaknya ternyata tidak membawa kebaikan. Semua anak-anak Hisyam sepeninggalnya hidup dalam keadaan miskin. Sementara anak-anak Umar bin Abdul Aziz tanpa terkecuali hidup dalam keadaan kaya, bahkan seorang di antara mereka menyumbang fi sabilillah untuk menyiapkan kuda dan perbekalan bagi 100.000 pasukan penunggang kuda.

Apa yang membedakan keduanya? KEBERKAHAN.

Kisah ini semoga bisa mengingatkan kita akan bahayanya harta banyak yang disiapkan untuk masa depan anak-anak tetapi kehilangan keberkahan. 1 juta dinar (hari ini sekitar Rp 2.000.000.000.000,-) tak bisa sekadar untuk berkecukupan apalagi bahagia. Bahkan mengantarkan mereka menuju kefakiran.

Melihat kisah tersebut kita juga belajar bahwa tak terlalu penting berapa yang kita tinggalkan untuk anak-anak kita. Mungkin hanya setengah dinar (hari ini sekitar Rp 1.000.000,-) untuk satu anak kita. Tapi yang sedikit itu membaur dengan keberkahan. Ia akan menjadi modal berharga untuk kebesaran dan kecukupan mereka kelak. Lebih dari itu, membuat mereka menjadi shalih dengan harta itu.

Maka ini hiburan bagi yang hanya sedikit peninggalannya.

Bahkan berikut ini menghibur sekaligus mengajarkan bagi mereka yang tak punya peninggalan harta. Tentu sekaligus bagi yang banyak peninggalannya.

Bacalah dua ayat ini dan rasakan kenyamanannya,

Ayat yang pertama,

وَأَمَّا الْجِدَارُ فَكَانَ لِغُلَامَيْنِ يَتِيمَيْنِ فِي الْمَدِينَةِ وَكَانَ تَحْتَهُ كَنْزٌ لَهُمَا وَكَانَ أَبُوهُمَا صَالِحًا فَأَرَادَ رَبُّكَ أَنْ يَبْلُغَا أَشُدَّهُمَا وَيَسْتَخْرِجَا كَنْزَهُمَا رَحْمَةً مِنْ رَبِّكَ

“Adapun dinding rumah adalah kepunyaan dua orang anak yatim di kota itu, dan di bawahnya ada harta benda simpanan bagi mereka berdua, sedang ayahnya adalah seorang yang shalih, maka Tuhanmu menghendaki agar supaya mereka sampai kepada kedewasaannya dan mengeluarkan simpanannya itu, sebagai rahmat dari Tuhanmu.” (Qs. Al Kahfi: 82)

Ayat ini mengisahkan tentang anak yatim yang hartanya masih terus dijaga Allah, bahkan Allah kirimkan orang shalih yang membangunkan rumahnya yang nyaris roboh dengan gratis. Semua penjagaan Allah itu sebabnya adalah keshalihan ayahnya saat masih hidup.

Al Qurthubi rahimahullah menjelaskan,

“Ayat ini menunjukkan bahwa Allah ta’ala menjaga orang shalih pada dirinya dan pada anaknya walaupun mereka jauh darinya. Telah diriwayatkan bahwa Allah ta’ala menjaga orang shalih pada tujuh keturunannya.”

Ibnu Katsir rahimahullah dalam tafsirnya menukil kalimat Hannadah binti Malik Asy Syaibaniyyah,

“Disebutkan bahwa kedua (anak yatim itu) dijaga karena kesholehan ayahnya. Tidak disebutkan kesholehan keduanya. Antara keduanya dan ayah yang disebutkan keshalihan adalah 7 turunan. Pekerjaannya dulu adalah tukang tenun.”

Selanjutnya Ibnu Katsir menerangkan,

“Kalimat: (dahulu ayah keduanya orang yang sholeh) menunjukkan bahwa seorang yang shalih akan dijaga keturunannya. Keberkahan ibadahnya akan melingkupi mereka di dunia dan akhirat dengan syafaat bagi mereka, diangkatnya derajat pada derajat tertinggi di surga, agar ia senang bisa melihat mereka, sebagaimana dalam Al Quran dan Hadits. Said bin Jubair berkata dari Ibnu Abbas: kedua anak itu dijaga karena keshalihan ayah mereka. Dan tidak disebutkan kesholehan mereka. Sebagaimana yang telah dijelaskan bahwa ia adalah ayahnya jauh. Wallahu A’lam

Ayat yang kedua,

إِنَّ وَلِيِّيَ اللَّهُ الَّذِي نَزَّلَ الْكِتَابَ وَهُوَ يَتَوَلَّى الصَّالِحِينَ

“Sesungguhnya pelindungku ialahlah Yang telah menurunkan Al Kitab (Al Quran) dan Dia melindungi orang-orang yang saleh.” (Qs. Al A’raf: 196)

Ayat ini mengirimkan keyakinan pada orang beriman bahwa Allah yang kuasa menurunkan al Kitab sebagai bukti rahmatNya bagi makhlukNya, Dia pula yang akan mengurusi, menjaga dan menolong orang-orang shalih dengan kuasa dan rahmatNya. Sekuat inilah seharusnya keyakinan kita sebagai orang beriman. Termasuk keyakinan kita terhadap anak-anak kita sepeninggal kita.

Untuk lebih jelas, kisah orang mulia berikut ini mengajarkan aplikasinya.

Ketika Umar bin Abdul Aziz telah dekat dengan kematian, datanglah Maslamah bin Abdul Malik. Ia berkata, “Wahai Amirul Mu’minin, engkau telah mengosongkan mulut-mulut anakmu dari harta ini. Andai anda mewasiatkan mereka kepadaku atau orang-orang sepertiku dari masyarakatmu, mereka akan mencukupi kebutuhan mereka.”

Ketika Umar mendengar kalimat ini ia berkata, “Dudukkan saya!”

Mereka pun mendudukkannya.

Umar bin Abdul Aziz berkata, “Aku telah mendengar ucapanmu, wahai Maslamah. Adapun perkataanmu bahwa aku telah mengosongkan mulut-mulut anakku dari harta ini, demi Allah aku tidak pernah mendzalimi hak mereka dan aku tidak mungkin memberikan mereka sesuatu yang merupakan hak orang lain. Adapun perkataanmu tentang wasiat, maka wasiatku tentang mereka adalah: ((إِنَّ وَلِيِّيَ اللَّهُ الَّذِي نَزَّلَ الْكِتَابَ وَهُوَ يَتَوَلَّى الصَّالِحِينَ)). Anaknya Umar satu dari dua jenis: shalih maka Allah akan mencukupinya atau tidak sholeh maka aku tidak mau menjadi orang pertama yang membantunya dengan harta untuk maksiat kepada Allah.” (Umar ibn Abdil Aziz Ma’alim At Tajdid wal Ishlah, Ali Muhammad Ash Shalaby)

Begitulah ayat bekerja pada keyakinan seorang Umar bin Abdul Aziz. Ia yang telah yakin mendidik anaknya menjadi shalih, walau hanya setengah dinar hak anak laki-laki dan seperempat dinar hak anak perempuan, tetapi dia yakin pasti Allah yang mengurusi, menjaga dan menolong anak-anak sepeninggalnya. Dan kisah di atas telah menunjukkan bahwa keyakinannya itu benar.

Umar bin Abdul Aziz sebagai seorang khalifah besar yang berhasil memakmurkan masyarakat besarnya. Tentu dia juga berhak untuk makmur seperti masyarakatnya. Minimal sama, atau bahkan ia punya hak lebih sebagai pemimpin mereka. Tetapi ternyata ia tidak meninggalkan banyak harta. Tak ada tabungan yang cukup. Tak ada usaha yang mapan. Tak ada asuransi seperti hari ini.

Tapi tidak ada sedikit pun kekhawatiran. Tidak tersirat secuil pun rasa takut. Karena yang disyaratkan ayat telah ia penuhi. Ya, anak-anak yang shalih hasil didikannya.

Maka izinkan kita ambil kesimpulannya:

Bagi yang mau meninggalkan jaminan masa depan anaknya berupa tabungan, asuransi atau perusahaan, simpankan untuk anak-anak dari harta yang tak diragukan kehalalannya.
Hati-hati bersandar pada harta dan hitung-hitungan belaka. Dan lupa akan Allah yang Maha Mengetahui yang akan terjadi.
Jaminan yang paling berharga –bagi yang berharta ataupun yang tidak-, yang akan menjamin masa depan anak-anak adalah: keshalihan para ayah dan keshalihan anak-anak.
Dengan keshalihan ayah, mereka dijaga.

Dan dengan keshalihan anak-anak, mereka akan diurusi, dijaga, dan ditolong Allah.

Ibunda Imam Besar

Bismillah..

*Ini Ibu Mereka*

Oleh : Ust. Budi Ashari, Lc

Hindun binti Utbah. Saat anaknya masih kecil, ada yang berkata kepada ibunya bahwa kelak anak ini menjadi pemimpin bagi kaumnya.
Hindun berkata, "Celakalah dia, kalau hanya menjadi pemimpin bagi kaumnya saja!"
Anak itu besar dan benar memimpin bumi, bukan hanya kaumnya. Muawiyah radhiallahu anhu.
(Inilah Ibu yang tak rela dengan hasil yang sederhana)

Seorang ibu. Suatu hari dia berkata pada anaknya, "Nak, tuntutlah ilmu. Aku yg mencukupimu dengan tenunanku. Nak, jika kamu telah menulis sepuluh hadits, maka lihatlah jiwamu apakah ia bertambah takut, lembut dan wibawa. Jika kamu tidak melihat itu ketahuilah bahwa ia membahayakanmu dan tidak manfaat bagimu."
Dan lahirlah seorang pakar ilmu besar bidang hadits dan faqihnya Arab. Sufyan ats Tsauri rahimahullah.
(Ibu yang berjuang membiayai pendidikan anaknya dan membimbing dengan nasehat mahalnya)

Seorang ibu. Dia hampir tak pernah melewatkan malam-malamnya untuk menangis dan berdoa dalam qiyamnya. Hingga suatu hari ibu ini bermimpi melihat Nabi Ibrahim yg memberi kabar gembira hasil banyaknya doa dan derasnya air mata. Kabar gembira tentang anaknya yg bisa melihat kembali setelah buta sejak kecil. Dan benar pagi itu, anaknya bisa melihat.
Di usia anaknya yang ke-16 tahun, ibu ini mengantarkannya ke Mekah untuk haji sekaligus duduk di pusat ilmu Islam. Agar kelak ia pulang menjadi amirul mukminin bidang hadits. Beliau adalah Imam Al Bukhari rahimahullah.
(Ibu yang membangun kesholihannya untuk anaknya dan mengawal pendidikannya)

Terkadang dari rahim seorang ibu lahir bayi yang kelak bermanfaat bagi seluruh umat Muhammad...
Untukmu, para ibu dan calon ibu...

Senin, 18 Juli 2016

Cerita Cinta (bag.2)

Cerita 3:
Cerita dia yang diceritakan padaku.
Hidup dalam kesendirian bukanlah pilihan hidupku tapi takdir telah menentukan hidupku seperti itu. Sampai umur 39 tahun aku masih melajang.
Bertahun tahun lalu saat aku masih kuliah. Aku selalu meraih IPK terbaik dan tertinggi bahkan tidak kesulitan mengikuti setiap mata kuliah yang diajarkan oleh para dosen. Bahkan secara fisik aku termasuk cantik (menurut sebagian besar teman). Aku tipe pendiam yang selalu mendengarkan apapun yang dikatakan teman. Aku bisa menggunakan tenaga dalamku untuk menggerakkan benda-benda disekitarku.
 Semester 1 aku sudah mendapatkan beasiswa BCA. Senior-senior berebut perhatianku bahkan sering sekali datang ke kost ku untuk menanyakan tugas-tugas kuliah ataupun sekedar berbasa basi ingin pendekatan terhadapku.
Ada senior (Gayo) yang 5 tahun di atasku pernah mengungkapkan keseriusannya terhadapku tapi kutolak halus karena aku masih ingin meraih cita-cutaku yang masih berputar dikepalaku. Dengan berjalannya waktu pun ada seorang senior (Hesa) yg terpaut 3 tahun diatasku selalu datang ke kostku tiap sore untuk pendekatan..tapi tidak pernah terucap maksud kedatangannya. Sampai dengan aku mendekati kelulusan..dia menyampaikan maksudnya menjadi calon istrinya...tapi kutolak dengan halus dengan beebagai alasan bahwa aku ingin mengabdikan hidupku pada ibuku yang sudah janda. Teman seangkatankupun (Petra) ada yang berusaha mendekatiku tetapi kutolak karena dia berbeda keyakinan agama denganku. Aku ingin menikah dengan lelaki yang seiman denganku. Tetapi ketika temen seangkatanku yang lain (Fama) seiman denganku begitu perhatian denganku pun aku tidak menunjukkan respekku sehingga dia tidak berani mendekatiku lagi. Sampai dengan kelulusan berakhir...aku langsing diterima kerja di Yamaha Motor dan bertahun-tahun monoton dengan pekerjaan sehingga aku pindah kerja di sebuah rumah sakit swasta sampai saat kuceritakan ini padamu. Dan sebagian besarpun kau tahu apa yang kujalani. Betapa banyak lelaki yang ingin meminangku tetapi apalah dayaku yang masih ingin menjaga ibuku. Betapa sulit hidup dilingkungan pedesaaan dan masih melajang dalam umur 39 tahun. Betapa aku bahagia ketika kau menanyakan keberadaanku bahkan berusaha mengenalkanku dengan temanmu. Semua kriteria yang kau ceritakan tidak masalah buatku. Tetapi ketika syarat itu kau ajukan aku tidak bisa memenuhinya karena kehidupanku berputar pada kerja dan ibuku, yang kesehatannya selalu dalam pengawasanku. Sakit ibuku yang mengharuskan kontrol setiap minggu ke dokter membuatku tidak bisa mempunyai waktu penuh untuk menjadi istri dari seorang duda dengan 3 anak kecil yang masih sangat membutuhkan waktu dan kasih sayang ibunya bahkan tempat tinggalnya dengan ibuku berpaut hampir 200km.
Apalah dayaku...jika Alloh belum mempertemukan jodohku. Smoga Alloh tetap mempertemukan  jodohku dilain waktu.

Cerita 4:
Aku mengenalnya di koperasi kantor saat jam istirahat dan belanja di koperasi. Awalnya aku sering meledeknya dengan candaan yang menyebalkan (dia ungkapkan setelah menikah). Kami sama-sama merantau ke pulau ini. Akhirnya kami pun dekat saling bercerita suka duka merantau. walaupun masih tetap ledek-ledekan. Dan tibalah pernikahan kami yang dilaksanakan di pulau jawa tempat asal istriku. Aku sangat mencintai istriku...wanita yang selama ini mendampingiku merantau bekerja di pedalaman Indonesia. Wanita yang selalu ada disaat aku susah maupun senang. Walaupun sampai saat ini, setelah 14 tahun pernikahan Alloh belum mengaruniakan amanah anak kepada kami. Tapi kami berusaha bertahan dengan segala keterbatasan yang kami miliki. Kami berusaha ke dokter di rumah sakit kabupaten dan kami berusaha memperbaiki ibadah kami.
Berbagai tugas dari kantor kadang mengharuskanku meninggalkannya untuk beberapa waktu yang lama. Tetapi komunikasi kami berjalan lancar melalui skype, whatsapp dan telpon. Karena aku sangat mencintainya. Ada atau tidak ada anakpun, kami berusaha tetap bersama merajut cinta mengharap rahmat Alloh swt yang begitu luasnya. Mungkin kebahagiaan kami bisa kami bagi ke teman-teman lain yang se komplek perumahan. Cinta kami pada anak, kami curahkan pada anak-anak dari teman-teman kami. aamiin...

Sabtu, 28 Mei 2016

Cerita Cinta

Ahai cinta......sulit diterjemahkan dengan kata. Mau ngomongin cinta yang mana dulu nih?
Cinta ala para pendamba cinta yang alay?
Cinta karena Alloh?
Bukan semua itu...aku cuma mau ngomongin cinta yang kulihat disekitarku....
Cerita 1:
Setiap lebaran datang aku sering menanyakan wanita seperti apa yang diinginkan lelaki itu Ade sehingga sampai umur 38 tahun dia masih melajang. Sudah beberapa kali mengenalkan pada beberapa teman tetapi selalu ditolaknya. Sesulit itukah menentukan pendamping hidup untuknya? Dan akhirnya jawaban pertanyaanku hadir di bulan April 2016  ketika HRD perusahaan tempat dia bekerja mengupload foto pernikahan yang ternyata mempelainya adalah lelaki tersebut. Ya...dia memang menikah diam-diam tanpa mengundang teman-temannya bahkan teman dekatnya tidak ada yang tahu. Siapakah perempuan yang mendampinginya? Perempuan dengan seorang anak laki-laki 5thn bersamanya. Perempuan itulah yang pernah mengisi hari-harinya bertahun-tahun lalu. Perempuan yang selalu dicintainya sampai sekarang...perempuan yang telah sendiri lagi setelah suaminya wafat beberapa bulan sebelumnya. Mereka dipersatukan kembali dalam ikatan yang lebih baik...yaitu ikatan pernikahan. Penantian seorang lelaki yang menemukan cintanya kembali.
Aih...aih....seneng banget melihat mereka bahagia Ade&Ayu.
Cerita 2:
Seorang arsitek muda Utsman 32tahun yg sedang mencari calon istri, dia berkenalan dengan seorang gadis Ayi yang berumur 30 tahun. Mereka berkomunikasi lewat sms dan telepon sehingga sepakat untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih serius. Tetapi belum menentukkan kapan akan melamar dsb. Sampai akhirnya sang arsitek bertamu sendiri ke rumah gadis A lalu gadis A diajak silaturahim ke keluarga laki-laki di kota yang sama. Ayi ijin sholat saat bersilaturahim ke Pamannya...secara tidak sengaja setelah selesai sholat Ayi menuju ruang tamu kembali,Ayi mendengar percakapan Pamannya yang mengatakan bahwa kenapa memilih perempuan dari  desa....aih...aih...kunonya pertanyaan pamannya yang membuat Ayi berfikir bahwa dia tidak diterima dalam keluarga Utsman.
Akhirnya setelah pertemuan itu Ayi tidak pernah memberi kabar apapun kepada utsman begitupun utsman tidak memberi kabar pada Ayi. Sehingga Ayi memutuskan untuk membuka hatinya pada Wirya. Seorang lelaki pemalu teman semasa SMA walaupun tidak pernah sekelas.
Walaupun ada banyak beberapa yang mendekati Ayi,tapi belum ada yang mencoba serius untuk mengajaknya ke jenjang pernikahan. Sehingga salah seorang Kakak Ayi menanyakan ke Wirya tentang kelanjutan hubungan mereka. Apakah akan berlanjut ke pernikahan? Ternyata setelah sebulan dari pertanyaan itu Wirya&keluarganya datang bersilaturahim untuk menyatakan keseriusan hubungan mereka yang akan berlanjut ke pernikahan. Dan pernikahan pun dilangsungkan setelah 1 tahun dari perkenalan mereka. Alhamdulillah...Berakhir bahagia untuk Ayi&Wirya...
Beberapa bulan setelah pernikahan mereka...Utsman menelpon Ayi menanyakan kabar dan Ayi pun memberitahukan pernikahannya dg Wirya. Utsman pun kecewa....dan mengucapkan selamat atas pernikahan Ayi.
Begitulah laki-laki yang terlalu mendengarkan omongan orang lain daripada mendengarkan kata hatinya.

Jumat, 04 Maret 2016

GERHANA MATAHARI 2016

🌔GERHANA MATAHARI🌖

👉Insyaa Allah akan terjadi Gerhana matahari total pada tanggal 9 Maret 2016 nanti... hanya Indonesia satu-satunya negara yang  dilintasi bayangan tersebut.  Daerah di Indonesia yang akan dilintasi bayangan itu terdiri dari 10 provinsi, mulai dari bagian Indonesia barat hingga timur.

🇮🇩"Jalurnya melalui 10 provinsi, mulai dari Bengkulu, Sumatera Selatan, Babel, Kalbar, Kalteng, Kalsel, Kaltim, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah dan Maluku Utara," ucap Thomas Djamaluddin, Ketua LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional).

Dari 10 provinsi itu, ada 11 daerah yang dilewati gerhana matahari total. Berikut daftar nama daerah dan waktu terjadinya gerhana:

1⃣ Palembang
Durasi gerhana total selama 1 menit 52 detik.
Mulai gerhana matahari:         06.20 WIB
Mulai gerhana matahari total:  07.20 WIB
Berakhir gerhana matahari:     08.31 WIB

2⃣ Belitung
Durasi gerhana total selama 2 menit 10 detik.
Mulai gerhana matahari total:     06.21 WIB
Mulai gerhana matahari total:     07.22 WIB
Berakhir gerhana matahari         08.35 WIB

3⃣ Bangka
Durasi gerhana total selama 2 menit 8 detik.
Mulai gerhana matahari:            06.20  WIB
Mulai gerhana matahari total:     07.21 WIB
Berakhir gerhana mataharil:       08.33 WIB

4⃣Sampit
Durasi gerhana total selama 2 menit 8 detik.
Mulai gerhana matahari:            06.23 WIB
Mulai gerhana matahari total:     07.27 WIB
Berakhir gerhana mataharil:       08.44 WIB

5⃣Palangkaraya
Durasi gerhana total selama 2 menit 29 detik.
Mulai gerhana matahari:          06.23  WIB
Mulai gerhana matahari total:  07.28  WIB
Berakhir gerhana mataharil:     08.46 WIB

6⃣ Balikpapan
Durasi gerhana total selama 1 menit 9 detik.
Mulai gerhana matahari:           07.25 WITA
Mulai gerhana matahari total:   08.33 WITA
Berakhir gerhana matahari:      09.53 WITA

7⃣Palu
Durasi gerhana total selama 2 menit 4 detik.
Mulai gerhana matahari:            07.27 WITA
Mulai gerhana matahari total:    08.37 WITA
Berakhir gerhana mataharil:     10.00 WITA

8⃣Poso
Durasi gerhana total selama 2 menit 40 detik.
Mulai gerhana matahari:         07.28  WITA
Mulai gerhana matahari total: 08.38 WITA
Berakhir gerhana mataharil:   10.02 WITA

9⃣ Luwuk
Durasi gerhana total selama 2 menit 50 detik.
Mulai gerhana matahari:           07.30 WITA
Mulai gerhana matahari total:   08.41 WITA
Berakhir gerhana mataharil:     10.07 WITA

🔟Ternate
Durasi gerhana total selama 1 menit 9 detik.
Mulai gerhana matahari:           08.63 WIT
Mulai gerhana matahari total:   09.51 WIT
Berakhir gerhana mataharil:     11.20 WIT

11. Halmahera
Durasi gerhana total selama 1 menit 36 detik.
Mulai gerhana matahari:          08.37 WIT
Mulai gerhana matahari total:  09.54 WIT
Berakhir gerhana mataharil:    11.24 WIT

🌖Hanya beberapa daerah di Indonesia yang bisa menyaksikan fenomena gerhana matahari total tanggal 9 Maret 2016 mendatang. Daerah tersebut merupakan daerah yang dilintasi bayangan penuh umbra bulan.

🌑Gerhana matahari total yang terjadi pagi hari akan membuat langit menjadi gelap selama beberapa saat. Matahari yang biasanya memancarkan sinar terang maka saat gerhana akan tertutup bulan sehingga korona atau mahkotanya bisa terlihat.

"Ketika gelap piringan matahari tertutup seperti kondisi magrib, tapi kalau magrib masih ada senjanya. Kalau ini gelap ada cahayanya lembut sekali, suasana seperti ada cahaya bulan, gelap. Masih bisa lihat sekitar tapi remang-remang," ucap Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin kepada detikcom.

Sebelas daerah itu akan bisa menikmati momen ketika matahari sepenuhnya ditutupi bulan, akan tetapi ada juga daerah yang hanya akan mengalami gerhana matahari sebagian. Daerah itu hanya bisa menyaksikan gerhana matahari sebagian karena tidak dilewati umbra (bayangan inti) bulan tetapi dilewati oleh penumbra (bayangan yang lebih terang) bulan.

👉Warga di daerah tersebut dapat melihat matahari tertutup bulan dengan presentase yang berbeda, ada yang 95 persen hingga 65 persen dengan durasi gerhana yang berbeda-beda.

Misalnya di Jakarta, gerhana matahari akan terjadi sebesar 88,76 persen. Matahari mulai tertutup bulan pukul 06.19 WIB dan akan berakhir pada 08.31 WIB. Namun perlu dicatat, bagi yang ingin melihat gerhana matahari sebagian harus menggunakan filter baik itu kacamata khusus gerhana matahari yang sudah dilengkapi filter matahari atau teropong agar retina mata tidak rusak karena terkena sinar matahari langsung.

"Ketika bulan mulai tersibak lepas dari matahari, maka piringan matahari yang terang itu akan menyilaukan sekali padahal pupil mata sedang membesar dan itu yang bisa merusak retina mata," ujar Thomas.

Selain Jakarta berikut daftar daerah lain yang akan merasakan gerhana matahari sebagian:
1⃣ Padang
Gerhana terjadi 95,41 persen
Disaksikan mulai pukul 06.21 WIB hingga 08.27 WIB

2⃣Bandung
Gerhana terjadi 88,76 persen
Disaksikan mulai pukul 06.19 WIB hingga 08.32 WIB

3⃣ Surabaya
Gerhana terjadi 92,96 persen
Disaksikan mulai pukul 06.23 WIB hingga 08.40 WIB

4⃣ Pontianak
Gerhana terjadi 92,96 persen
Disaksikan mulai pukul 06.23 WIB hingga 08.40 WIB

5⃣ Denpasar
Gerhana terjadi 76,53 persen
Disaksikan mulai pukul 07.22 WITA hingga 09.42 WITA

6⃣ Banjarmasin
Gerhana terjadi 98,22 persen
Disaksikan mulai pukul 07.23 WITA hingga 09.47 WITA

7⃣ Makassar
Gerhana terjadi 88,54 persen
Disaksikan mulai pukul 07.25 WITA hingga 09.54 WITA

8⃣ Kupang
Gerhana terjadi 65,49 persen
Disaksikan mulai pukul 07.28 WITA hingga 09.55 WITA

9⃣Manado
Gerhana terjadi 96,66 persen
Disaksikan mulai pukul 07.34 WITA hingga 10.15 WITA

🔟Ambon
Gerhana terjadi 86,91 persen
Disaksikan mulai pukul 08.33 WIT hingga 11.16 WIT

Untuk bisa menatap matahari secara langsung, kita harus menyingkirkan setidaknya 99,9968% dari energi yang diterima dari matahari. Angka ini (terutama pada dua digit terakhir itu) jelas bukan angka mistis yang turun dari langit. Besaran itu didapat dari hasil pengukuran yang akurat terhadap energi yang dipancarkan matahari berbanding yang mampu diterima oleh organ retina mata tanpa merusaknya. Ini bisa diperoleh lewat filter khusus untuk pengamatan matahari, yang hanya menyalurkan setidaknya 0,0032% cahaya (filterShade 12). Cara-cara semacam melihat melalui film, pita magnetik, CD, gelas buram, dan sebagainya itu sebenarnya masih belum cukup aman untuk melindungi retina dari kerusakan.

Tapi itu bukan berarti kita harus mengurung diri dalam rumah saat terjadi gerhana. Berada diluar rumah pada saat gerhana matahari sama amannya (atau sama berbahayanya) dengan berada di luar rumah pada hari-hari biasa, sepanjang kita tidak menatap langsung ke arah matahari. Namun pada saat matahari berada dalam fase gerhana total, adalah aman untuk menatap matahari secara langsung (ingat, hanya pada saat fase total!).
Penjelasan ilmiahnya, karena walaupun ukuran (diameter) bulan 400 kali lebih kecil dari matahari, letaknya juga 400 kali lebih dekat. Dengan demikian, saat fase total, ketika bulan tepat berada segaris dengan matahari, ukuran bulan akan tepat sama besar dengan ukuran piringan matahari, dan secara efektif akan menghalangi bagian matahari yang paling terang dari pengelihatan. Saat itu kita bisa sejenak meninggalkan peralatan filter untuk menatap pemandangan langka itu: matahari dengan gemerlap koronanya yang bependar ditengah gelapnya langit siang hari.

💎Bagi ummat Islam, peristiwa gerhana dianggap sebagai tanda kekuasaan dan kebesaran Allah Subhanahu wa ta'ala. Karenanya peristiwa gerhana mempunyai kekhususan bagi ummat Islam. Bila gerhana terjadi ummat Islam dianjurkan untuk melakukan shalat gerhana, satu-satunya shalat yang dianjurkan atas suatu kejadian alam. Selain itu, peristiwa gerhana merupakan cara mencocokkan perhitungan perhitungan waktu bagi para ahli hisab. Gerhana matahari sebenarnya merupakan ijtimak yang teramati (observable newmoon) yang amat penting dalam perhitungan kalender Islam. Dalam keadaan biasa ijtimak (segarisnya bulan dan matahari) tidak teramati. Satu-satunya tanda telah tejadi ijtimak adalah teramatinya hilal. (Anda bisa melihat di gerhana.langitselatan.com )

Share yuk mudah-mudahan menjadi pintu kebaikan bagi anda dengan tersebarnya ilmu kepada saudara-saudara kita.

Jangan lupa, laksanakan sholat gerhana matahari...
 Ya
Smoga bermanfaat... Ringkasan Tata Cara Sholat Gerhana

1) Berniat dalam hati untuk sholat gerhana karena Allah SWT                                
2) Takbiratul ihram.

3) Membaca istiftah, ta’awwudz, dan basmalah secara pelan.

4) Membaca Al-Fatihah dan surat lain secara keras, dan hendaklah memanjangkan bacaan, yaitu memlih surat yang panjang.

5) Bertakbir lalu ruku’ dan memanjangkan ruku’, yaitu membaca bacaan ruku’ dengan mengulang-ngulangnya.

6) Kemudian bangkit dari ruku’ seraya mengucapkan, ”Sami’allahu liman hamidah,” jika badan sudah berdiri tegak membaca, ”Rabbana walakal hamdu.”

7) Setelah itu tidak turun sujud, namun kembali membaca Al-Fatihah dan surat panjang, akan tetapi lebih pendek dari yang pertama.

8) Bertakbir lalu ruku’ dengan ruku’ yang panjang, namun lebih pendek dari ruku’ yang pertama.

9) Kemudian bangkit dari ruku’ seraya mengucapkan, ”Sami’allahu liman hamidah,” jika badan sudah berdiri tegak membaca, ”Rabbana walakal hamdu.” Dan hendaklah memanjangkan berdiri I’tidal ini

10) Bertakbir lalu sujud dengan sujud yang panjang, yaitu dengan mengulang-ngulang bacaan sujud.

11) Kemudian bangkit untuk duduk di antara dua sujud seraya bertakbir, lalu duduk iftirasy dan hendaklah memanjangkan duduknya.

12) Kemudian sujud kembali seraya bertakbir dan hendaklah memanjangkan sujud, namun lebih pendek dari sujud sebelumnya.

13) Bangkit ke raka’at kedua seraya bertakbir, setelah berdiri untuk rakaat kedua maka lakukanlah seperti pada raka’at yang pertama, namun lebih pendek dari raka’at yang pertama

14) Kemudian duduk tasyahhud, membaca shalawat, dan salam ke kanan dan ke kiri.

15) Setelah itu disunnahkan bagi imam berkhutbah kepada manusia untuk mengingatkan mereka bahwa gerhana matahari dan bulan adalah tanda-tanda kebesaran dan keagungan Allah untuk mempertakuti hamba-hamba-Nya dan agar mereka memperbanyak dzikir dan sedekah.

16) Waktu melakukan sholat gerhana adalah selama terjadinya gerhana, apabila gerhana telah selesai sedang sholatnya belum selesai maka hendaklah sholatnya dipendekkan dan tetap disempurnakan, namun tidak lagi dipanjangkan (Lihat Majmu’ Fatawa wa Rosaail Asy-Syaikh Ibnil ‘Utsaimin rahimahullah: 8241).

17) Apabila sholat selesai namun gerhana belum selesai maka tidak disyari’atkan untuk mengulang sholatnya, tapi hendaklah melakukan sholat sunnah yang biasa dikerjakan, atau memperbanyak dzikir dan do’a sampai gerhana selesai (Lihat Majmu’ Fatawa wa Rosaail Asy-Syaikh Ibnil ‘Utsaimin rahimahullah: 9241).

18) Disyari’atkan untuk melakukannya secara berjama’ah di masjid. Dan dibolehkan untuk melakukannya di rumah, namun lebih baik di masjid (Lihat Majmu’ Fatawa wa Rosaail Asy-Syaikh Ibnil ‘Utsaimin rahimahullah: 4041, 5041).

19) Disunnahkan menyeru manusia untuk sholat dengan ucapan, “Ash-Sholaatu Jaami’ah.” Tidak ada adzan dan iqomah untuk sholat gerhana selain seruan tersebut, dan boleh diserukan berulang-ulang (Lihat Majmu’ Fatawa wa Rosaail Asy-Syaikh Ibnil ‘Utsaimin rahimahullah: 2241).

20) Apabila bertemu waktu sholat wajib dan sholat gerhana maka didahulukan sholat wajib (Lihat Majmu’ Fatawa wa Rosaail Asy-Syaikh Ibnil ‘Utsaimin rahimahullah: 9931).

21) Boleh mengerjakan sholat gerhana meski di waktu-waktu terlarang, karena pendapat yang kuat insya Allah, yang terlarang hanyalah sholat-sholat sunnah mutlak, yang tidak memiliki sebab (Lihat Majmu’ Fatawa wa Rosaail Asy-Syaikh Ibnil ‘Utsaimin rahimahullah: 0341, 1341).

22) Apabila makmum tidak mendapatkan ruku’ yang pertama maka ia tidak mendapatkan raka’at tersebut, hendaklah ia menyempurnakannya setelah imam salam dengan raka’at yang sempurna, yaitu tiap raka’at terdiri dari dua ruku’ (Lihat Majmu’ Fatawa wa Rosaail Asy-Syaikh Ibnil ‘Utsaimin rahimahullah: 9141).

وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم

www.fb.com/sofyanruray.info

http://sofyanruray.info/

[Sumber: http://sofyanruray.info/ringkasan-tata-cara-sholat-gerhana/ ]



Senin, 15 Februari 2016

Positif Thinking Saja (Oleh: Rebecca)

🏡Oase Dakwah
Penyejuk Hati Penggugah Jiwa
Senin, 15 Februari 2016

Sahabat syurgaku...
Ketahuilah...!
Semangat untuk
Mengindahkan group , Meramaikan group , serta menjadikan group semakin hangat dengan hadirnya kalian, Itulah pejuang islam,
Pejuang yang berjihad di atas jalan  kebenaran...

Karena apa...???
Karena kalianlah yang yang bisa menghangatkan group ini,
Karena kalianlah telah hadir motivasi serta hadir berjuta inspirasi...

Ketahuilah...!!
Sahabat syurgaku...!!
Di sini kita berada dalam satu wadah yang sama, kita saling belajar, saling mengisi dan saling melengkapi...
Menyayangi serta memberi...
Melepaskan egoisme untuk memahami serta mengerti...

Sahabat syurgaku...!!
Hadirmu adalah sebuah kekuatan...
Semangatmu adalah kobaran api pejuang...
Semangatmu tak pudar tuk membumikan Al-Qur'an sampai akhir zaman...

Ketahuilah bahwa,
Mengamalkan ilmu, walau hanya satu ayat, memahami dan meresapi penuh nikmat serta ingatlah kita akan memetiknya di akherat kelak serta berjumpa dengan baginda Muhammad SAW...
Yakinlah...
InsyaAllah...

Ketahuilah...!!
Bahwa, berkorban  menegakkan panji-panji islam...
Menjadi yang hebat dan terhebat walau beribu tantangan menghadang, sesungguhnya karena peran Al-qur'an yang menentramkan hati, jiwa serta fikiran...

Sahabat syurgaku...
Ketahuilah.. !
Gelar orang baik mungkin sudah biasa ,
Namun menjadi pribadi yang baik itu luar biasa ...
Berusahalah tuk
Menjadi yang baik dan terbaik, berpositif thingkinglah dalam setiap keadaan...

keep istiqomah...


AIHQ PSDM ODOJ
AIHQ/110/15/02/2016
oaseodoj@gmail.com

Minggu, 14 Februari 2016

KITA ADALAH.....

ODOJ Spirit Message (OSM)

"KITA ADALAH..."

Dari pada memikirkan harga-harga naik.
Lebih baik berfikir bagaimana caranya IMAN kita naik.
Seringkali kita memprioritaskan apa yang seharusnya bukan prioritas.

Kejelasan adalah sebuah langkah utama yang harus segera kita buat. Tetapi jika hal itu belum kita lakukan maka
, berhentilah sejenak........
Ya, berhentilah sejenak...

Ambil kertas dan penamu,
Bismillah.... jawablah beberapa pertanyaan ini ..

1. Siapakah kita ini ?
2. Ingin dikenal sebagai apakah diri kita, saat nanti kita semua meninggalkan dunia ini?
3. Rencana apakah yang akan kita perbuat untuk mewujudkan keinginan-keinginan kita itu?
4. Lalu tanyakan pada dirimu sendiri kira-kira Allah Ridhokah dengan pilihan kita itu?

Keluarga ODOJ yang saya cintai karena Allah...
Kita tidak harus jago semua bidang, tetapi jadilah ahli di satu bidang yang merupakan kelebihan anda.
Jika anda ahli dibidang olahraga,  jadikanlah itu sebagai media dakwah anda
Jika anda ahli dibidang sains, jadikanlah it sebagai media dakwah anda
Jika anda ahli di bidang multimedia, jadikan pula itu semua menjadi media dakwah kita.

Ust. Yusuf Mansyur, beliau dikenal berdakwah melalui pintu keutamaan sedekah...
Ust. Arifin Ilham beliau dikenal berdakwah melalui pintu keutamaan berdzikir ....
Ust. Ricky dan pendiri komunitas ODOJ lainnya serta antum semua,  dikenal berdakwah melalui pintu ODOJ

Keluarga ODOJku... Renungilah...
Allah mengamanahkan kita untuk berada di jalan dakwah

Bangkitkan peradaban dengan berbasis Al-Quran
Hiduplah dengan keyakinan dan kebenaran Islam
Hiduplah di jalan Allah yang LURUS, KHUSUK & DIRIDHOI
Dan yakinlah bahwa kita pasti menemuinya jika kita mau

Bacalah... Bacalah... Bacalah ayat-ayat Allah tidak saja yang tersurat, tetapi juga yang tersirat

Salam FULL Semangat ... !!!

Shiwy Maulina-Div.  TM ODOJ
Cp : 0857-8218-0773

PSDM/TM/103/14/02/2016