Laman

Cerita keseharian

STORY ABOUT ME

Jumat, 18 Juni 2021

Mulianya Hari Jumat

Jumat adalah hari keenam dalam satu pekan. Kata Jumat diambil dari Bahasa Arab, Jumu’ah yang berarti beramai-ramai, diambil dari tata cara ibadah kaum Muslim yang dilakukan pada hari ini. Jumu’ah memiliki akar sama dengan Jama’ yang berarti banyak dan juga Jima’ yang artinya bergabung. (Wikipedia)


Rasululloh shallallāhu ‘alaihi wa sallam menegaskan, *“Sebaik-baik hari yang pada hari itu matahari terbit adalah Hari Jumat”*

(HR Muslim).


Keutamaan hari Jumat berdasarkan hadits Nabi Muhammad shallallāhu ‘alaihi wa sallam.


1⃣Hari Raya Umat Islam


Abu Hurairah meriwayatkan, Rasulullah shallallāhu ‘alaihi wa sallam bersabda : *“Alloh telah memalingkan orang-orang sebelum kita untuk menjadikan hari Jumat sebagai hari raya mereka, oleh karena itu hari raya orang Yahudi adalah hari Sabtu, dan hari raya orang Nasrani adalah hari Ahad, kemudian Alloh Ta'ala memberikan bimbingan kepada kita untuk menjadikan hari Jumat sebagai hari raya, sehingga Alloh Ta'ala menjadikan hari raya secara berurutan, yaitu hari Jumat, Sabtu, dan Ahad. Dan di hari kiamat mereka pun akan mengikuti kita seperti urutan tersebut, walaupun di dunia kita adalah penghuni yang terakhir, namun di hari kiamat nanti kita adalah urutan terdepan yang akan diputuskan perkaranya sebelum seluruh makhluk.”*

[HR. Muslim]


2⃣Hari Khusus Melaksanakan Sholat Jumat


*“Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jumat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Alloh dan tinggalkanlah jual beli, yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.”*

[QS: Al-Jumu’ah:9]


Selain itu Rasululloh shallallāhu ‘alaihi wa sallam bersabda :


*“Shalat jumat itu wajib atas tiap orang muslim berjamaah kecuali empat orang : Hamba sahaya, atau wanita, atau anak-anak (yang belum baligh) atau orang sakit.”*

(HR. Abu Dawud dan Alhakim)


3⃣Hari Nabi Adam a.s. Diciptakan dan Terjadinya Kiamat


“Dari Abu Hurairah, sesungguhnya Rasulullah shallallāhu ‘alaihi wa sallam. Bersabda : “Sebaik-baik hari yang pada hari itu matahari terbit adalah hari jumat, pada hari itu Adam diciptakan, pada hari itu ia dimasukkan ke jannah(surga) dan pada hari itu ia dikeluarkan dari jannah dan tidak akan terjadi hari kiamat kecuali pada hari jumat.”* 

(HR. Muslim dan Tirmidzi).


4⃣Hari Waktu Khusus Doa Dikabulkan


*“Dan dari Abu Musa, sesungguhnya ia pernah mendengar Nabi shallallāhu ‘alaihi wa sallam. Bersabda tentang waktu (mustajab di) hari jumat yang dimaksud : yaitu antara Imam duduk—di atas mimbar sampai selesai sholat.”*

(HR. Muslim dan Abu Dawud)


*“Sesungguhnya pada hari jumat itu ada satu saat, yang tidak ada seseorang yang memohon sesuatu kepada Alloh pada saat itu melainkan Alloh pasti akan memberi kepadanya.”*

(HR. Ibnu Majah dan At-Tirmidzi) .


*“Sesungguhnya pada hari jumat itu ada satu saat yang tidak bertepatan seorang muslim yang sedang memohon kebaikan kepada Alloh azza wa jalla melainkan pada saat itu Alloh pasti akan memberinya. Saat itu sesudah ashar.”*

(HR. Ahmad)


5⃣Hari Penghapusan Dosa


Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah shallallāhu ‘alaihi wa sallam bersabda:

*“Barangsiapa berwudlu’, lalu memperbagus (menyempurnakan) wudlunya, kemudian mendatangi shalat Jum’at dan dilanjutkan mendengarkan dan memperhatikan khutbah, maka dia akan diberikan ampunan atas dosa-dosa yang dilakukan pada hari itu sampai dengan hari Jum’at berikutnya dan ditambah tiga hari sesudahnya. Barangsiapa bermain-main krikil, maka sia-sialah Jum’atnya.”*

(HR. Muslim)


6️⃣Pahala Sedekah Dilipatgandakan


*"Sedekah itu dilipat gandakan pahalanya pada hari jumat (yakni bila sedekah itu pada hari jumat maka pahala berlipat ganda dari lain-lain hari.”*

(HR. Abi Syaibah).


Salah satu amalan sunah hari Jumat adalah memperbanyak sholawat.


*"Sesungguhnya hari yang paling utama bagi kalian adalah hari Jumat, maka perbanyaklah sholawat kepadaku di dalamnya, karena sholawat kalian akan ditunjukkan kepadaku, para sahabat berkata: ‘Bagaimana ditunjukkan kepadamu sedangkan engkau telah menjadi tanah?’ Nabi bersabda: ‘Sesungguhnya Alloh mengharamkan bumi untuk memakan jasad para Nabi.”*

(HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, An-Nasa’i).


Wallahu a’lam bish-shawab. 


Alhamdulillah hari jum'at, mari membaca Al Kahfi, memperbanyak istighfar, sholawat, berdoa dan sedekah.


Semoga Alloh Ta'ala senantiasa membimbing Kita Untuk Selalu dalam kebaikan dan kebahagiaan hidup.


Semoga kita terus istiqomah dalam beribadah, senantiasa mensyukuri nikmat Alloh Ta'ala dan diberi kekuatan oleh Alloh Ta'ala utk menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

*Robbana Taqobbal Minna*

Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin

Kamis, 17 Juni 2021

Menjaga Dari Rasa Malas

Jangan Biarkan Rasa Malas Menghentikan Semangatmu*

Oleh: Mochamad Efendi



Pernahkah kamu merasa semangat setelah mendengarkan perkataan atau kisah inspiratif. 

Kamu ingin melakukan banyak kebaikan setelah itu, namun tidak lama  rasa malas mulai melemahkan semangatmu dan akhirnya kamu berhenti melakukanya karena rasa malasmu lebih kuat dari pada gelora semangatmu untuk berbuat kebaikan. 

Bagaimana bisa menjaga semangatmu dari rasa malas yang datang setiap saat ketika engkau hendak melakukan kebaikan?


🖊️Pertama

Ucapan istighfar dan ta'awudz karena saat itu syetan mencoba membisikkan rasa malas yang mencoba menghentikan semangat kita untuk berbuat kebaikan. 

Segera mengambil air wudhu agar bisa melepaskan ikatan syetan yang menghalangi kita untuk berbuat kebaikan. 

Baca asma Allah dan ayat al-Qur'an yang kau hafal. 

Dan segera lakukan kebaikan yang ingin kau lakukan. 

Jaga terus kebaikan itu dan jadikan itu sebagai kebiasaan. Awalnya memang berat, tapi perlahan akan menjadi ringan saat sudah menjadi kebiasaan.


🖊️Kedua

Lakukan secara bertahap. 

Jika kebaikan yang hendak kau lakukan terlalu banyak akan membuatmu merasa berat. Misalnya, kau ingin rutin membaca al-Qur'an. 

Jika di awal untuk membiasakan diri kamu langsung membaca 1 Juz terlalu berat bagi kamu mungkin kamu bisa mulainya dengan membaca 1 ruqu' saja bahkan satu ayatpun juga tidak apa-apa asalkan mendawamkan amalan itu. Perlahan kita tambah jika sekiranya itu sudah terbiasa dan membuatmu merasa tidak berat. 

Atau jika ingin menjaga amalan sholat sunah, bisa diawali dengan 2 rakaat saja, namun bisa istiqomah melakukannya. Atau kebiasaan membaca bisa diawali dengan membaca satu paragraf, namun bisa rutin melakukannya dan secara bertahap kita tambah jumlah amal kebaikan kita. 


🖊️Ketiga

Lakukan karena Allah sebagai motivasi untuk melakukan kebaikan. 

Jika motivasi kebaikan bukan karena Allah, amalan itu tidak bisa bertahan lama karena sesuatu yang bukan ikhlas karena Allah tidak bisa selalu ada seperti yang diharapkan. Sebagai contoh jika belajar karena ingin dapat nilai bagus dan juara, kau akan malas belajar saat nilai kamu tidak seperti yang kau harapkan. Apalagi saat kau melihat temanmu yang terbiasa nyontek nilainya lebih bagus dan dapat juara kelas sementara kamu tidak. 

Agar terjaga dari rasa malas saat melakukan kebaikan kamu harus ikhlas melakukan kebaikan itu. 

Karena sekecil apapun kebaikan tidak ada yang sia-sia dihadapan Allah selama amalan itu dilakukan dengan ikhlas.


🖊️Keempat

Jaga tetap keistiqomahan untuk melakukannnya saat amalan itu sudah menjadi kebiasaan. 

Terkadang, bisikan rasa malas ingin menghentikan kebiasaan baikmu.

Jangan biarkan itu terjadi. Sekali kau berhenti, akan berat bagimu untuk memulainya lagi.


Semoga tips diatas bisa membuatmu bisa terhindar dari rasa malas dan terus bersemangat untuk melakukan kebaikan. 

Jadilah amalan kebaikan menjadi satu kebiasaan secara bertahap sehingga kamu tidak merasa berat untuk melakukannya. 

(reper/rmn)

Rabu, 16 Juni 2021

HP dan Gadget

 *TIDAKLAH KALIAN MELIHAT BETAPA SIBUKNYA ORANG-ORANG SEKARANG DENGAN HPNYA ?*


Pagi, siang, malam, sebelum dan sesudah sholat, sebelum tidur dan setelahnya... 

 

Bahkan di zaman ini manusia dengan HP dan Gadget mungkin sulit dipisahkan, bahkan ada yang benar-benar tidak bisa meninggalkan HP dan gadgetnya ketika berbicara dengan orang lain yang merupakan teman bicaranya.. 


Begitu sibuknya dengan HP atau gadget, ia terus konsentrasi ke HP dan gadget padahal masih dalam tahap berbicara dengan teman bicaranya. 


Akibatnya ia berbicara tidak serius, tidak konsentrasi dan terkadang tidak nyambung. 

Hal ini bisa jadi bentuk ketidaksopanan dan tidak menghargai teman bicaranya. 

 

▪Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata, 


إذا جالست فكن على أن تسمع أحرص منك على أن تقول , و تعلم حسن الاستماع كما تتعلم حسن القول , و لا تقطع على أحد حديثه 


_“Apabila engkau sedang duduk berbicara dengan orang lain, hendaknya engkau bersemangat mendengar melebihi semangat engkau berbicara. Belajarlah menjadi pendengar yang baik sebagaimana engkau belajar menjadi pembicara yang baik. Janganlah engkau memotong pembicaraan orang lain.."_

(Al-Muntaqa hal. 72) 

 

Begitu pula keadaan generasi salaf zaman dulu, tapi sibuknya mereka dengan AL-QUR'AN . 

Sangat penting untuk DIRENUNGKAN..

Tapi lebih penting lagi untuk DIAMALKAN.. 

Ustadz Musyaffa’ Ad Dariny Lc, MA 

(Dewan Pembina RisalahIslam.or.id) 


#Self reminder

#Muhasabah

#Salam cinta tilawah