Laman

Cerita keseharian

STORY ABOUT ME

Jumat, 18 Juni 2021

Mulianya Hari Jumat

Jumat adalah hari keenam dalam satu pekan. Kata Jumat diambil dari Bahasa Arab, Jumu’ah yang berarti beramai-ramai, diambil dari tata cara ibadah kaum Muslim yang dilakukan pada hari ini. Jumu’ah memiliki akar sama dengan Jama’ yang berarti banyak dan juga Jima’ yang artinya bergabung. (Wikipedia)


Rasululloh shallallāhu ‘alaihi wa sallam menegaskan, *“Sebaik-baik hari yang pada hari itu matahari terbit adalah Hari Jumat”*

(HR Muslim).


Keutamaan hari Jumat berdasarkan hadits Nabi Muhammad shallallāhu ‘alaihi wa sallam.


1⃣Hari Raya Umat Islam


Abu Hurairah meriwayatkan, Rasulullah shallallāhu ‘alaihi wa sallam bersabda : *“Alloh telah memalingkan orang-orang sebelum kita untuk menjadikan hari Jumat sebagai hari raya mereka, oleh karena itu hari raya orang Yahudi adalah hari Sabtu, dan hari raya orang Nasrani adalah hari Ahad, kemudian Alloh Ta'ala memberikan bimbingan kepada kita untuk menjadikan hari Jumat sebagai hari raya, sehingga Alloh Ta'ala menjadikan hari raya secara berurutan, yaitu hari Jumat, Sabtu, dan Ahad. Dan di hari kiamat mereka pun akan mengikuti kita seperti urutan tersebut, walaupun di dunia kita adalah penghuni yang terakhir, namun di hari kiamat nanti kita adalah urutan terdepan yang akan diputuskan perkaranya sebelum seluruh makhluk.”*

[HR. Muslim]


2⃣Hari Khusus Melaksanakan Sholat Jumat


*“Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jumat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Alloh dan tinggalkanlah jual beli, yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.”*

[QS: Al-Jumu’ah:9]


Selain itu Rasululloh shallallāhu ‘alaihi wa sallam bersabda :


*“Shalat jumat itu wajib atas tiap orang muslim berjamaah kecuali empat orang : Hamba sahaya, atau wanita, atau anak-anak (yang belum baligh) atau orang sakit.”*

(HR. Abu Dawud dan Alhakim)


3⃣Hari Nabi Adam a.s. Diciptakan dan Terjadinya Kiamat


“Dari Abu Hurairah, sesungguhnya Rasulullah shallallāhu ‘alaihi wa sallam. Bersabda : “Sebaik-baik hari yang pada hari itu matahari terbit adalah hari jumat, pada hari itu Adam diciptakan, pada hari itu ia dimasukkan ke jannah(surga) dan pada hari itu ia dikeluarkan dari jannah dan tidak akan terjadi hari kiamat kecuali pada hari jumat.”* 

(HR. Muslim dan Tirmidzi).


4⃣Hari Waktu Khusus Doa Dikabulkan


*“Dan dari Abu Musa, sesungguhnya ia pernah mendengar Nabi shallallāhu ‘alaihi wa sallam. Bersabda tentang waktu (mustajab di) hari jumat yang dimaksud : yaitu antara Imam duduk—di atas mimbar sampai selesai sholat.”*

(HR. Muslim dan Abu Dawud)


*“Sesungguhnya pada hari jumat itu ada satu saat, yang tidak ada seseorang yang memohon sesuatu kepada Alloh pada saat itu melainkan Alloh pasti akan memberi kepadanya.”*

(HR. Ibnu Majah dan At-Tirmidzi) .


*“Sesungguhnya pada hari jumat itu ada satu saat yang tidak bertepatan seorang muslim yang sedang memohon kebaikan kepada Alloh azza wa jalla melainkan pada saat itu Alloh pasti akan memberinya. Saat itu sesudah ashar.”*

(HR. Ahmad)


5⃣Hari Penghapusan Dosa


Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah shallallāhu ‘alaihi wa sallam bersabda:

*“Barangsiapa berwudlu’, lalu memperbagus (menyempurnakan) wudlunya, kemudian mendatangi shalat Jum’at dan dilanjutkan mendengarkan dan memperhatikan khutbah, maka dia akan diberikan ampunan atas dosa-dosa yang dilakukan pada hari itu sampai dengan hari Jum’at berikutnya dan ditambah tiga hari sesudahnya. Barangsiapa bermain-main krikil, maka sia-sialah Jum’atnya.”*

(HR. Muslim)


6️⃣Pahala Sedekah Dilipatgandakan


*"Sedekah itu dilipat gandakan pahalanya pada hari jumat (yakni bila sedekah itu pada hari jumat maka pahala berlipat ganda dari lain-lain hari.”*

(HR. Abi Syaibah).


Salah satu amalan sunah hari Jumat adalah memperbanyak sholawat.


*"Sesungguhnya hari yang paling utama bagi kalian adalah hari Jumat, maka perbanyaklah sholawat kepadaku di dalamnya, karena sholawat kalian akan ditunjukkan kepadaku, para sahabat berkata: ‘Bagaimana ditunjukkan kepadamu sedangkan engkau telah menjadi tanah?’ Nabi bersabda: ‘Sesungguhnya Alloh mengharamkan bumi untuk memakan jasad para Nabi.”*

(HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, An-Nasa’i).


Wallahu a’lam bish-shawab. 


Alhamdulillah hari jum'at, mari membaca Al Kahfi, memperbanyak istighfar, sholawat, berdoa dan sedekah.


Semoga Alloh Ta'ala senantiasa membimbing Kita Untuk Selalu dalam kebaikan dan kebahagiaan hidup.


Semoga kita terus istiqomah dalam beribadah, senantiasa mensyukuri nikmat Alloh Ta'ala dan diberi kekuatan oleh Alloh Ta'ala utk menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

*Robbana Taqobbal Minna*

Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin

Kamis, 17 Juni 2021

Menjaga Dari Rasa Malas

Jangan Biarkan Rasa Malas Menghentikan Semangatmu*

Oleh: Mochamad Efendi



Pernahkah kamu merasa semangat setelah mendengarkan perkataan atau kisah inspiratif. 

Kamu ingin melakukan banyak kebaikan setelah itu, namun tidak lama  rasa malas mulai melemahkan semangatmu dan akhirnya kamu berhenti melakukanya karena rasa malasmu lebih kuat dari pada gelora semangatmu untuk berbuat kebaikan. 

Bagaimana bisa menjaga semangatmu dari rasa malas yang datang setiap saat ketika engkau hendak melakukan kebaikan?


🖊️Pertama

Ucapan istighfar dan ta'awudz karena saat itu syetan mencoba membisikkan rasa malas yang mencoba menghentikan semangat kita untuk berbuat kebaikan. 

Segera mengambil air wudhu agar bisa melepaskan ikatan syetan yang menghalangi kita untuk berbuat kebaikan. 

Baca asma Allah dan ayat al-Qur'an yang kau hafal. 

Dan segera lakukan kebaikan yang ingin kau lakukan. 

Jaga terus kebaikan itu dan jadikan itu sebagai kebiasaan. Awalnya memang berat, tapi perlahan akan menjadi ringan saat sudah menjadi kebiasaan.


🖊️Kedua

Lakukan secara bertahap. 

Jika kebaikan yang hendak kau lakukan terlalu banyak akan membuatmu merasa berat. Misalnya, kau ingin rutin membaca al-Qur'an. 

Jika di awal untuk membiasakan diri kamu langsung membaca 1 Juz terlalu berat bagi kamu mungkin kamu bisa mulainya dengan membaca 1 ruqu' saja bahkan satu ayatpun juga tidak apa-apa asalkan mendawamkan amalan itu. Perlahan kita tambah jika sekiranya itu sudah terbiasa dan membuatmu merasa tidak berat. 

Atau jika ingin menjaga amalan sholat sunah, bisa diawali dengan 2 rakaat saja, namun bisa istiqomah melakukannya. Atau kebiasaan membaca bisa diawali dengan membaca satu paragraf, namun bisa rutin melakukannya dan secara bertahap kita tambah jumlah amal kebaikan kita. 


🖊️Ketiga

Lakukan karena Allah sebagai motivasi untuk melakukan kebaikan. 

Jika motivasi kebaikan bukan karena Allah, amalan itu tidak bisa bertahan lama karena sesuatu yang bukan ikhlas karena Allah tidak bisa selalu ada seperti yang diharapkan. Sebagai contoh jika belajar karena ingin dapat nilai bagus dan juara, kau akan malas belajar saat nilai kamu tidak seperti yang kau harapkan. Apalagi saat kau melihat temanmu yang terbiasa nyontek nilainya lebih bagus dan dapat juara kelas sementara kamu tidak. 

Agar terjaga dari rasa malas saat melakukan kebaikan kamu harus ikhlas melakukan kebaikan itu. 

Karena sekecil apapun kebaikan tidak ada yang sia-sia dihadapan Allah selama amalan itu dilakukan dengan ikhlas.


🖊️Keempat

Jaga tetap keistiqomahan untuk melakukannnya saat amalan itu sudah menjadi kebiasaan. 

Terkadang, bisikan rasa malas ingin menghentikan kebiasaan baikmu.

Jangan biarkan itu terjadi. Sekali kau berhenti, akan berat bagimu untuk memulainya lagi.


Semoga tips diatas bisa membuatmu bisa terhindar dari rasa malas dan terus bersemangat untuk melakukan kebaikan. 

Jadilah amalan kebaikan menjadi satu kebiasaan secara bertahap sehingga kamu tidak merasa berat untuk melakukannya. 

(reper/rmn)

Rabu, 16 Juni 2021

HP dan Gadget

 *TIDAKLAH KALIAN MELIHAT BETAPA SIBUKNYA ORANG-ORANG SEKARANG DENGAN HPNYA ?*


Pagi, siang, malam, sebelum dan sesudah sholat, sebelum tidur dan setelahnya... 

 

Bahkan di zaman ini manusia dengan HP dan Gadget mungkin sulit dipisahkan, bahkan ada yang benar-benar tidak bisa meninggalkan HP dan gadgetnya ketika berbicara dengan orang lain yang merupakan teman bicaranya.. 


Begitu sibuknya dengan HP atau gadget, ia terus konsentrasi ke HP dan gadget padahal masih dalam tahap berbicara dengan teman bicaranya. 


Akibatnya ia berbicara tidak serius, tidak konsentrasi dan terkadang tidak nyambung. 

Hal ini bisa jadi bentuk ketidaksopanan dan tidak menghargai teman bicaranya. 

 

▪Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata, 


إذا جالست فكن على أن تسمع أحرص منك على أن تقول , و تعلم حسن الاستماع كما تتعلم حسن القول , و لا تقطع على أحد حديثه 


_“Apabila engkau sedang duduk berbicara dengan orang lain, hendaknya engkau bersemangat mendengar melebihi semangat engkau berbicara. Belajarlah menjadi pendengar yang baik sebagaimana engkau belajar menjadi pembicara yang baik. Janganlah engkau memotong pembicaraan orang lain.."_

(Al-Muntaqa hal. 72) 

 

Begitu pula keadaan generasi salaf zaman dulu, tapi sibuknya mereka dengan AL-QUR'AN . 

Sangat penting untuk DIRENUNGKAN..

Tapi lebih penting lagi untuk DIAMALKAN.. 

Ustadz Musyaffa’ Ad Dariny Lc, MA 

(Dewan Pembina RisalahIslam.or.id) 


#Self reminder

#Muhasabah

#Salam cinta tilawah 

Jumat, 26 Februari 2021

Kunci Hati: Bersyukur

 *_Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakatuh_*



Diceritakan seorang kakek hidup di hutan belantara,

Kakek tersebut buta, tak memiliki tangan, tak memiliki kaki.


Kemudian ada seorang pemuda yang tersesat,

Dan atas ijin Alloh,

Bertemulah pemuda itu dengan kakek di gubuk kecil di tengah hutan.


Kakek (K) : Alhamdulillah Yaa Alloh, Maha Besar Engkau Yaa Alloh.


Mendengar ucapan seperti itu sang pemuda mendekati kakek dan kemudian terjadi sebuah percakapan kecil.


Pemuda (P) : Kakek sendirian?

K : Wahai anak muda, aku tak hidup sendirian. 

Aku hidup bersama anak angkatku yg merawat dan menjagaku. Dia sedang keluar untuk bekerja.


P : Kek, dari tadi saya mendengar kakek mengucap hamdalah? Kenapa kakek masih bisa bersyukur sedangkan kakek hidup di hutan, buta, tangan dan kaki tidak sempurna? Apa yang engkau syukuri?


K : Wahai anak muda, aku memang buta tapi aku masih memiliki telinga yang dapat mendengar. 

Aku dengarkan panggilan adzan, lantunan ayat-ayat Alloh, mendengar kebaikan. Sedangkan diluar sana masih banyak mereka yang memiliki telinga tapi seperti tuli, mereka diam saja saat adzan berkumandang, mereka tak pernah lagi mendengar ayat-ayat Al-Qur'an.


Aku masih memiliki mulut yang aku gunakan untuk berdzikir, membaca Al-Qur'an, membicarakan kebaikan. Sedangkan diluar sana banyak yang memiliki mulut tapi mereka gunakan untuk membicarakan keburukan saudara muslimnya, mereka gunakan mulut untuk menyakiti orang lain.


Aku memang tak memiliki tangan dan kaki, tapi aku masih memiliki hati. 

Hati yang selalu ikhlas dan sabar menerima segala kenyataan, hati yang tak pernah mengeluh dengan keadaan. Karena di luar sana banyak orang yang memiliki hati, namun tak berfungsi semestinya. Mereka kotori dengan iri dengki, mereka kotori dengan amarah dan godaan dunia, mereka kotori nurani dengan syahwat.


Setidaknya, apa yang aku miliki ini jauh lebih berharga dengan fungsi dengan semestinya.

Karena aku sadar, tubuhku yang terbatas ini pasti akan dimintai pertanggung jawaban, apalagi jika aku berorgan tubuh lengkap, akan semakin banyak yang akan aku pertanggung jawabkan kelak.


Semoga menjadi pelajaran kita semua. Semoga kita menjadi lebih baik dan bermanfaat utk sesama.

*Robbana Taqobbal Minna*

Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin

Minggu, 14 Februari 2021

Wisata Banten: Istana Kaibon- Banten Lama- Pantai Gope

Istana Kaibon- Banten Lama- Pantai Gope Gowes Bersama 13 Februari 2021 

ditulis oleh Saras

Biasanya kami gowes sendiri-sendiri karena rute yang dilewati pasti jauh sekali. Tapi kali ini kami gowes bareng si bungsu yang semangat ikut gowes bersama ayah ibunya. Sebenarnya Gowes kami untuk kebersamaan dan silaturahim ke rumah keluarga pak Heri.

Perjalanan dimulai dari Cilegon jam 8 pagi dengan mobil menuju Serang. Rencananya berangkat jam 6 pagi tapi ternyata dari subuh  hujan rintik-rintik sudah mengguyur kota Cilegon terutama di perumahan kami. 

Setelah menurunkan sepedaku dan Mas Oen, ternyata Aicha mau ikut juga. Akhirnya Aicha dipinjami sepedanya Acarya. Kemudian kami: Aku, Istri pak Heri dan Aicha mulai gowes duluan sambil menunggu Bapak-bapak yang masih sibuk nelpon urusan pekerjaan di akhir pekan ini. Akhirnya kami kesusul juga kan....lalu setelah 15 menit bersepeda mampirlah kami di Istana Kaibon yang merupakan peninggalan bersejarah masa kesultanan Banten sebelum kemerdekaan.

ISTANA KAIBON 

Terletak di Lingkungan Kroya Kelurahan Kasunyatan Kecamatan Kasemen  Kota Serang yang merupakan istna yang dibuat untuk ibunda Sultan Syafiudin 1809-1815.Sisa reruntuhan istana ini menandakan bahwa istana ini cukup luas yang terdiri dari halaman dn gerbang istana serta pemandian. 


Lalu dilanjutkan lagi menuju Mesjid Banten lama sekitar 10 menit dari istana Kaibon. Bangunan Mesjid Banten Lama masih asli seperti dahulu dengan bangunan mercu suar yang dulu digunakan sebagai menara pengintai ke laut sehingga bisa memantau kedatangan laut penjajah Belanda. Pemugaran yang dilakukan sekarang ini adalah untuk fasilitas halaman Mesjid yang dibuat payung-payung seperti di Madinah. Ciri-ciri mesjid besar di Indonesia masa sekarang (tahun 2000an). 
Tapi ciri khas toilet mesjid di Indonesia pun berlaku disini, toilet yang bagus tapi kotor tanpa perawatan yang rutin sehingga penuh dengan lumut disekitarnya serta gayungpun berwarna hitam.




Benteng di depan mesjid yang dulunya merupakan Keraton Suroswan pun sementara masih tertutup oleh umum karena sedang di restorasi oleh para arkeolog Indonesia dari Universitas Indonesia. Pengunjung Mesjid ini selalu dipenuhi oleh para pengunjung yang berwisata dan berziarah mendatangi makam para kyai yang telah wafat. Bahkan sesuai dengan kepercayaan pengunjung yang berdoa di depan makam dan membawa air yang telah didoa-doakan untuk diminum sepulangnya dari ziarah tersebut.

Setelah dari Mesjid Banten Lama, kami melanjutkan perjalanan lewat utara mesjid berupa gang kecil di depan warung penjaja souvenir menuju ke Benteng Speelwijk yang terletak di Kampung Pamarican. Perjalanan hanya 5 menit dari Mesjid. Benteng ini berbentuk persegi empat yang dilengkapi tempat pemantau di ke empat penjurunya, terdapat tempat meriam dan disebelah selatan ada pemakaman orang-orang Belanda. Benteng ini didirikan tahun 1682oleh Gubernur VOC saat itu (Cornelis Jansz Speelman) lalu dipugar tahun 1685 dan 1731 yang dirancang oleh Hendrick Lucaszoon Cardeel pada masa pemerintahan Sultan Haji (Abu Nasr Abdul Kahhar).

 Pemandangan yang asri dengan pohon-pohon besar Angsana dan dikelilingi pojon kelapa khas wilayah pantai. Toilet disini pun bersih seperti bersihnya Benteng ini. Sedangankan di depan Benteng yang dibatasi oleh sungai kecil ini berdiri ViharaTionghoa Avalokistesvara yang berdiri megah. 
Gowes kami dilanjutkan menuju barat ke pantai Teluk Karangantu yang terkenal dengan nama Pantai Gope selama 15-20 menit menyusuri jalan raya sepanjang pantai melewati tambak-tambak nelayan yang dijadikan tempat pemancingan umum serta ada event lomba memancing yang diadakan komunitas tertentu.

Kami melewati desa nelayan dengan pemandangan khas kawasan nelayan yaitu bau amis ikan dan banyak kapal nelayan bersandar. Bu Heri mampir beli rambutan untuk bekal di Pantai. Walaupun masa pandemi Corona tetap saja kami menemukan orang menggelar hajatan dengan undangan ramai sekali.





Sesampainya di Pantai kami langsung menuju pembatas beton di ujung depan pantai yang batas bebas sepeda sewa dan permainan anak-anak. Kami menikmati udara pantai yang sejuk walaupun jam 11.30...karena matahari malu-malu memancarkan sinarnya dan bersembunyi di balik awan. Sambil minum akan rambutan dan brownies kukus Bandung yang terkenal.Sepanjang mata memandang tepi pantai di tumbuhi oleh tanaman Bakau dan di sebrang selatan kawasan industri Bojonegara terlihat jelas sekali.
Setelah adzan dhuhur berkumandang, kamipun terburu-buru menggowes sepeda kembali menuju puang ke rumah pak Heri karena mulai ada rintik kerimis kecil seperti mau hujan besar. AIcha begitu bersemangat menggowes sepeda seperti tidak kenal lelah. Padahal aku saja sudah ngos-ngosan lelah.
Alhamdulillah sepnajang jalan hanya rintik kecil dan cuaca cerah kembali dan sepanjang 4 km kami bersepeda tanpa istirahat, dan sampai di warung pecak bandeng di pinggir jalan. warung yang asri dan bersih, kami mampir sholat dan menikmati pecak bandeng dan sayur asem nya. Lalu kami pulang menuju rumah pak Heri dan Cilegon.



Ahamdulillah perjalanan hari sabtu ini membuat badan kami segar bergerak dan membahagiakan sehingga mampumeningkatkan iun tubuh kami.

Jumat, 12 Februari 2021

Wisata Banten: Gunung Pinang

 ditulis oleh saras

Kawasan gunung Pinang  Kramat watu Serang merupakan kawasan yang dilindungi dibawah pengawasan Perhutani yang saat ini sudah dikemas lumayan cantik menjadi destinasi wisata daerah Banten. Letak Gerbang masuk ke Gunung Pinang bisa dilewati dari kota cilegon melewati perempatan lampu merah PCI Lingkar Selatan menuju ke arah jalan Kabupaten ke arah Serang hanya 10 menit dari perempatan tersebut. Gerbang sebelah Kanan Jalan raya. Dari Pintu Gerbang anda akan dipungut tiket masuk 10 ribu. Lalu jika biasa jogging anda bisa jalan kaki ke atas tapi dengan kendaraan bisa 10 menit menuju tuujuan spot pemandangan dari atas gunung yang cantik dengan spot foto-foto cantik yang telah disediakan oleh pengelola.. Jalan cukup sempit hanya pas untuk 1 kendaraan besar ataupun cukup untuk berpapasan 2 kendaraan dengan pelan dan hati-hati. menuju ke atas.. 

Berikut  foto-foto yang diambil di Gunung Pinang:








         Fasilitas yang disediakan ada toilet, warung pedagang makanan kecil dan minuman ringan serta tempat parkir yang luas untuk motor maupun mobil. Area ini pun banyak diminati oleh para pesepeda yang suka tantangan karena jalurnya yang mendaki.Berikut Foto-foto dari puncak ke arah gerbang menuju pulang kerumah yang sudah menjelang maghrib.

         


Minggu, 07 Februari 2021

Wisata Banten: Villa Ternak Cikeray - Keraton Suroswan Banten Lama

 Kunjungan Dede Al ke rumah

ditulis oleh Saras

Bingung tempat jalan-jalan di Cilegon yang murah meriah? Yuk ikuti perjalanan kami menuju Villa Ternak Cikeray. Jadi Dede Al main ke Cilegon makanya kami ajak jalan-jalan yang aman dan nyaman saat pandemi corona yang masih melanda Indonesia dan dunia pada umumnya. Kita harus terbiasa, menjaga jarak (social distance), memakai masker dan mencuci tangan dengan sabun ataupun menggunakan hand sanitiser. Tempat pertama yang bisa kami kunjungi adalah Villa Ternak Cikeray.

 Tempat ini hanya bisa dijangkau dengan kendaraan pribadi ataupun bisa dengan fasilitas transportasi online seperti gojek/grab. Di Villa ternak bisa dijangkau 10 menitan dari pusat kota Cilegon dan sesampainya disana kami parkir di tempat yang telah disediakan bisa untuk roda 4 maupun roda 2.

 Kami  bayar tiket masuk murah meriah lalu membayar 20rb untuk menikmati wahana berkuda poni untuk anak-anak.


Setelah itu kami menyewa alat memanah 15rb untuk beberapa kali percobaan. dan ternyata kami bukan ahli memanah karena anak panah selalu melenceng dari sasaran yang ada.


Selain itu kita bisa membeli paket pakan ternak (rumput, susu, wortel, biji2an) yang bisa digunakan untuk memberi makan Kambing, kuda poni, burung, ayam dan kelinci. 


  
Ada juga spot-spot foto cantik di cafe terbuka dengan tempat duduk terbuat dari kayu-kayu jati dan dikelilingi pohon jati serta diiringi oleh live musik band anak muda yang kresatif.. Menu ynag disajikannya juga bermacam-macam minuman instan dan makanan ringan seperti kentang, sosis dan nugget.


Lalu kami melanjutkan jalan-jalan kami menuju Mesjid Banten Lama. Di kawasan Banten Lama bisa dijangkau dari Kota Serang terutama dari pasar Rau menggunakan angkot menuju Terminal Banten lama. alternatif lain bisa menggunakan kendaraan online ataupun kendaraan pribadi yang bisa diakses dari Cilegon menuju Kecamatan Kramat watu lalu melewati Tasik Kardi dan Kawasan banten Lama.
Apa sajakah yang bisa dilihat di Banten Lama? Antara lain Mesjid Banten lama yang terdapat makam para kyai besar Banten, Keraton Surosawan yang masih ditutup serta situs Kesultanan Banten yang hanya berupa tugu-tugu meriam saja.
Sebelum masuk mesjid ini, sandal bisa dititipkan ke penitipan sandal dengan infaq seikhlasnya. jangan lupa di cek suhu tubuh dan mencuci tangan dengan sabun dan air yang sudah disediakan di pintu masuk.
 Tasik Kardi







Setelah puas menikmati pemandangan sore di mesjid ini kami menuju pulang dan mampir sholat maghrib di Perumahan Citra BMW dengan pemandangan mesjid yang bersih dan terawat toiletnya. Serta tidak lupa mampir ke Bakso Teras Taman milik kami di Perumahan Drand Residence Cilegon untuk menikmati mie ayam dan bakso serta nasi goreng. Jangan lupa mampir pas ke Cilegon ya