Laman

Cerita keseharian

STORY ABOUT ME

Jumat, 08 Januari 2010

LOWONGAN PT KS

Recuitment: MANAGEMENT TRAINEE (MT) PT.KRAKATAU STEEL, Please apply online at: http://www.pcb.itb.ac.id atau http://cdc.ui.ac.id deadline is on january 11, 2010 Syarat: S1/D3 Electrical Engineering (Electronics), Mechanical Engineering IPK: 2,75 ; Male&Single ; Max.27 S1 & Max 25 D3; IKATAN DINAS TOEFL: 450

Jumat, 06 Maret 2009

SADAQAH JARIAH


Rasulullah SAW bersabda, "Bila seorang anak Adam wafat, maka amalnya terputus kecuali tiga hal: [1] Shadaqah jariah, [2] Ilmu yang bermanfaat dan [3] Anak shalih yang mendoakannya. (HR. Muslim, Abu Dawud, At-Tirmidzi, Nasa'i dan Ahmad)

SADAQAH JARIAH - KEBAJIKAN YANG

TAK BERAKHIR

AL SADAQAT AL JARIYAH - THE ACTIONS WHICH OUTLIVES YOU!

1. Berikan al-Quran pada seseorang, dan setiap dibaca, anda mendapatkan hasanah.
Give a copy of Quran to someone and each time they read from it, you will gain hasanaat
2. Sumbangkan kursi roda ke RS dan setiap orang sakit menggunakannya, anda dapat hasanah.
Donate a wheel chair to a hospital and each time a sick person uses it, you will gain hasanaat
3. Berbagi bacaan yang membangun dengan seseorang
Share constructive reading material with someone
4. Bantu Pendidikan seorang anak
Help in educating a child
5. Ajarkan seseorang sebuah do'a. Pada setiap bacaan do'a itu, anda dapat hasanah
Teach someone to recite a dua. With each recitation, you will gain hasanaat
6. Berbagi CD Quran atau Do'a
Share a dua or Quran CD
7. Terlibat dalam pembangunan sebuah mesjid
Participate in the building of a mosque
8. Tempatkan pendingin air di tempat umum
Place a water cooler in a public place
9. Tanam sebuah pohon. Setiap seseorang atau binatang berlindung dibawahnya, anda dapat hasanah
Plant a tree. Each time any person or an animal sits under its shade or eats from the tree, you will gain hasanaat
10. Bagikan email ini dengan orang lain. Jika seseorang menjalankan salah satu dari hal diatas, Anda dapat hasanah sampai hari Qiamat.
Share this with someone. If one person applies any of the above you will receive your hasanaat until the Day of Judgment

Rabu, 11 Februari 2009

Basic Training CAVING in Wonosari, Yogyakarta -1998




Suatu hal yang sulit untuk mengingat  tentang Basic Training (BT) Caving. Padahal saat itu aku sebagai senior dalam Caving di Wapeala.
Hari Pertama:
Perjalanan  BT Caving ini dimulai dari PKM menggunakan bis selepas sholat dhuhur sekitar jam 14.00. Rombongan terdiri dari 20-an orang. Yang ikut dalam Bis dan termasuk senior antara lain aku, Defrizal dan Petrus; dia ajak pacarnya yang bukan anggota Wapeala (sekarang sudah menjadi istri Petrus). Sedangkan Mas Iting dan Mba Titik W menyusul menggunakan motor.
Rombongan sampe di Wonosari malam hari sekitar jam 21.00 di rumah Heti, salah satu MB (masa Bakti) Wapeala. MB sendiri adalah istilah junior dalam Wapeala sebelum dia dilantik sah menjadi anggota biasa Wapeala. Kami menginap dirumahnya selama 2 malam.
Hari kedua:
Seperti perjalanan Cavingku sebelumnya, gua yang kutelusuripun sama. Goa Seropan adalah tujuan pertama bersama dengan 17-an MB. Sayang sekali setelah lewat beberapa tahun aku lupa nama-nama para anggota MB. Aku sebutkan yang kuingat ajalah: Heti, Gangsar, Dian/Rias Nurdian, yang lain aku lupa. Para MB bingungmelihat Gua Seropan yang hanya terlihat mulutnya yang mengangga lebar tapi seperti buntu. Mereka berpikir: oooh hanya ini guanya”. Setelah memasuki lubang kecil di deket pintu gua dan melewati lubang tersebut, mereka tercengang dan takjub karena Maha Besar Alloh ternyata didalam gua yang gelap gulita terdapat chamber-chamber besar dan sepanjang perjalanan, kita mengikuti sungai kecil didalam gua dengan berbagai ornamen stalakmit dan stalagtit dimana-mana. Serta aroma khas Kelelawar yang banyak beterbangan di dalam Gua.
Hari Ketiga:
Perjalanan dilanjutkan ke Gua Jumleng yang sangat dalam dan luas, seperti pernah kuceritakan di Perjalanan Caving tahun 1997. Pasangan MB yang sedang taksir menaksir Heti dan Gangsar juga ada. Sampai sekarang mereka menjadi suami istri.
Hari Keempat:
Setelah selesai semua penelusuran, kami mempersiapkan semua alat-alat untuk menuju perjalanan pulang ke PKM.
Alhamdulillah karunia Alloh begitu besar sehingga kami dapat selamat kembali beraktifitas sebagai mahasiswa lagi.

Minggu, 25 Januari 2009

Alasan kedokteran ttg darah

 
Bob: Tolong beritahu saya, mengapa seorang Muslim Sangat mementingkan
Mengenai kata-kata "Halal" Dan "Haram"; apa arti dari Kata-kata Tersebut?
 
Yunus: Apa-apa yang diperbolehkan diistilahkan Sebagai Halal, Dan Apa-apa yang tak diperbolehkan diistilahkan sebagai Haram, Dan Al-Qur'an lah yang menggambarkan perbedaan antara keduanya.!
 
Bob: Dapatkah anda memberikan contoh?
Yunus: Ya, Islam telah melarang segala macam darah. Anda akan sependapat Bahwa analisis kimia dari darah menunjukkan adanya  Kandungan yang tinggi Dari uric acid (asam urat), suatu senyawa kimia yang Bisa berbahaya Bagi kesehatan manusia.
 
Bob: Anda benar mengenai sifat beracun dari uric  Acid, dalam tubuh Manusia, senyawa ini dikeluarkan sebagai kotoran, Dan Dalam kenyataannya Kita diberitahu bahwa 98% dari uric acid dalam tubuh,  Dikeluarkan dari Dalam darah oleh Ginjal, Dan dibuang keluar tubuh Melalui air seni.
 
Yunus: Sekarang saya rasa anda akan menghargai  Metode prosedur khusus Dalam penyembelihan hewan dalam Islam.
 
Bob: Apa maksud anda?
Yunus: Begini... Seorang penyembelih, selagi Menyebut nama dari Yang Maha Kuasa, membuat irisan memotong urat nadi leher Hewan, sembari  Membiarkan urat-urat Dan organ-organ lainnya utuh.
 
Bob: Oh begitu... Dan hal ini menyebabkan kematian Hewan karena Kehabisan darah dari tubuh, bukannya karena cedera Pada organ vitalnya.
 
Yunus: Ya, sebab jika organ-organ, misalnya jantung, Hati, atau otak Dirusak, hewan tersebut dapat meninggal seketika Dan Darahnya akan Menggumpal dalam urat-uratnya Dan akhirnya mencemari Daging. Hal Tersebut mengakibatkan daging hewan akan tercemar oleh Uric acid, Sehingga menjadikannya beracun; hanya pada masa kini Lah, para ahli Makanan baru menyadari akan hal ini.
 
Bob: Selanjutnya, selagi masih dalam topik makanan; Mengapa para Muslim Melarang pengkonsumsian daging babi, atau ham, atau Makanan lainnya yang Terkait dengan babi?
 
Yunus : Lebih lanjut lagi, apakah anda tahu kalau babi tidak Dapat disembelih di Leher karena mereka tidak memiliki leher; sesuai Dengan anatomi Alamiahnya? Muslim beranggapan kalau babi memang harus Disembelih Dan Layak bagi konsumsi manusia, tentu Sang Pencipta akan Merancang hewan ini Dengan memiliki leher.
Namun diluar itu semua, saya yakin anda tahu betul Mengenai efek-efek Berbahaya dari komsumsi babi, dalam bentuk apapun, Baik itu pork chops, Ham, atau bacon.
 
Bob: Ilmu kedokteran mengetahui bahwa Ada resiko Besar atas banyak macam Penyakit. Babi diketahui sebagai inang dari banyak Macam parasit Dan Penyakit berbahaya.
 
Yunus: Ya, Dan diluar itu semua, sebagaimana Kita Membicarakan mengenai Kandungan uric acid dalam darah, sangat penting untuk Diperhatikan bahwa Sistem biochemistry babi mengeluarkan hanya 2% dari Seluruh kandungan uric Acidnya, sedangkan 98% sisanya tersimpan dalam Tubuhnya.
 
Mohon diteruskan kepada semua rekan Muslim Dan Non-Muslim.. . Ini dapat Menjawab sebagian pertanyaan mereka, khususnya saat Non-Muslim bertanya Mengapa ummat Islam tidak boleh mengkonsumsi babi.
 
Sumber: Ibrahim Ali Ahmad

Senin, 24 November 2008

Rezeki

Allah SWT menciptakan semua makhluk telah sempurna dengan pembagian rezekinya. Tidak ada satu pun yang akan ditelantarkan-Nya, termasuk kita. Karena itu, rezeki kita yang sudah Allah jamin pemenuhannya. Yang dibutuhkan adalah mau atau tidak kita mencarinya. Yang lebih tinggi lagi benar atau tidak cara mendapatkannya. Rezeki di sini tentu bukan sekadar uang. Ilmu, kesehatan, ketenteraman jiwa, pasangan hidup, keturunan, nama baik, persaudaraan, ketaatan termasuk pula rezeki, bahkan lebih tinggi nilainya dibanding uang.

Walau demikian, ada banyak orang yang dipusingkan dengan masalah pembagian rezeki ini. “Kok rezeki saya seret banget, padahal sudah mati-matian mencarinya?” “Mengapa ya saya gagal terus dalam bisnis?” “Mengapa hati saya tidak pernah tenang?” Ada banyak penyebab, mungkin cara mencarinya yang kurang profesional, kurang serius mengusahakannya, atau ada kondisi yang menyebabkan Allah Azza wa Jalla “menahan” rezeki yang bersangkutan. Poin terakhir inilah yang akan kita bahas. Mengapa aliran rezeki kita tersumbat? Apa saja penyebabnya?

Saudaraku, Allah adalah Dzat Pembagi Rezeki. Tidak ada setetes pun air yang masuk ke mulut kita kecuali atas izin-Nya. Karena itu, jika Allah SWT sampai menahan rezeki kita, pasti ada prosedur yang salah yang kita lakukan. Setidaknya ada lima hal yang menghalangi aliran rezeki.

Pertama, lepasnya ketawakalan dari hati. Dengan kata lain, kita berharap dan menggantungkan diri kepada selain Allah. Kita berusaha, namun usaha yang kita lakukan tidak dikaitkan dengan-Nya. Padahal Allah itu sesuai prasangka hamba-Nya. Ketika seorang hamba berprasangka buruk kepada Allah, maka keburukan-lah yang akan ia terima. Barangsiapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya. Demikian janji Allah dalam QS Ath Thalaaq [63] ayat 3.

Kedua, dosa dan maksiat yang kita lakukan. Dosa adalah penghalang datangnya rezeki. Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya seseorang terjauh dari rezeki disebabkan oleh perbuatan dosanya.” (HR Ahmad). Saudaraku, bila dosa menyumbat aliran rezeki, maka tobat akan membukanya. Andai kita simak, doa minta hujan isinya adalah permintaan tobat, doa Nabi Yunus saat berada dalam perut ikan adalah permintaan tobat, demikian pula doa memohon anak dan Lailatul Qadar adalah tobat. Karena itu, bila rezeki terasa seret, perbanyaklah tobat, dengan hati, ucapan dan perbuatan kita.

Ketiga, maksiat saat mencari nafkah. Apakah pekerjaan kita dihalalkan agama? Jika memang halal, apakah benar dalam mencari dan menjalaninya? Tanyakan selalu hal ini. Kecurangan dalam mencari nafkah, entah itu korupsi (waktu, uang), memanipulasi timbangan, praktik mark up, dsb akan membaut rezeki kita tidak berkah. Mungkin uang kita dapat, namun berkah dari uang tersebut telah hilang. Apa ciri rezeki yang tidak berkah? Mudah menguap untuk hal sia-sia, tidak membawa ketenangan, sulit dipakai untuk taat kepada Allah serta membawa penyakit. Bila kita terlanjur melakukannya, segera bertobat dan kembalikan harta tersebut kepada yang berhak menerimanya.

Keempat, pekerjaan yang melalaikan kita dari mengingat Allah. Bertanyalah, apakah aktivitas kita selama ini membuat hubungan kita dengan Allah makin menjauh? Terlalu sibuk bekerja sehingga lupa shalat (atau minimal jadi telat), lupa membaca Alquran, lupa mendidik keluarga, adalah sinyal-sinyal pekerjaan kita tidak berkah. Jika sudah demikian, jangan heran bila rezeki kita akan tersumbat. Idealnya, semua pekerjaan harus membuat kita semakin dekat dengan Allah. sibuk boleh, namun jangan sampai hak-hak Allah kita abaikan. Saudaraku, bencana sesungguhnya bukanlah bencana alam yang menimpa orang lain. Bencana sesungguhnya adalah saat kita semakin jauh dari Allah.

Kelima, enggan bersedekah. Siapapun yang pelit, niscaya hidupnya akan sempit, rezekinya mampet. Sebaliknya, sedekah adalah penolak bala, penyubur kebaikan serta pelipat ganda rezeki. Sedekah bagaikan sebutir benih menumbuhkan tujuh bulir, yang pada tiap-tiap bulir itu terjurai seratus biji. Artinya, Allah yang Mahakaya akan membalasnya hingga tujuh ratus kali lipat (QS Al Baqarah [2]: 261). Tidakkah kita tertarik dengan janji Allah ini? Maka pastikan, tiada hari tanpa sedekah, tiada hari tanpa kebaikan. Insya Allah, Allah SWT akan membukakan pintu-pintu rezeki-Nya untuk kita. Amin.

( KH Abdullah Gymnastiar )

Jumat, 10 Oktober 2008

Jurnal Internasional Irma Saraswati & Gunawan Witjaksono

Link ini adalah untuk mengakses jurnal Internasional-ku.
http://www.inderscience.com/info/inarticle.php?artid=20714

Bahagia sekali rasanya paperku merupakan paper pilihan pada konferensi WOCN July 2007 Singapore sehingga berhak terbit di

International Journal of Communication Networks and Distributed Systems

2008 Vol. 1 No. 3

Special Issue on Advances in Wireless and Optical Communications Networks

Guest Editor: Dr. Vincent Guyot

 

Thank you very  much to Dr. Gunawan Witjaksono!

.

Senin, 18 Agustus 2008

Pendakian Gunung Slamet 17 Agustus 1997

oleh Irma Saraswati

Aku melakukan pendakian ini karena salah satu temanku (Susilo Kusdiwanggo -T.Arsitek angkatan 1993 UNDIP) perlu guide penunjuk jalan mendaki gunung tersebut. Kenapa harus aku? Aku juga tidak tahu alasannya tetapi permintaannya sedikit memaksa, jadi berangkatlah kami menuju G. Slamet.

Gunung Slamet (3428m dpl) adalah gunung berapi terletak di Propinsi Jawa Tengah berada pada perbatasan Kab. Brebes, Banyumas, Purbalingga, Tegal dan Pemalang. G. Slamet merupakan yang tertinggi di Jawa Tengah serta kedua tertinggi di Pulau Jawa (Sumber: Wikipedia). Ada 3 jalur pendakian ke G.Slamet yaitu lewat Utara (Kali Wadas), lewat Selatan (Baturaden) dan lewat timur (Bambangan), seperti dalam peta.

Jalur pendakian yang kupilih adalah lewat timur (Bambangan) karena jalur tersebut lebih dekat dari Semarang, sangat populer untuk pendaki pemula dan lebih landai daripada jalur selatan/utara apalagi kami berangkat mendaki hanya berdua dari Semarang.
Aku berangkat dari kosku di Tembalang Perumda I Jl Tembalang Baru no.133A setelah solat Ashar (Jumat, 15-08-1997). Aku diminta menunggu dia didepan Sri Ratu Peterongan dekat dengan Jl Wonodri kosnya. Setelah dia datang kami bersiap menuju Terminal Terboyo. Kami sholat maghrib di Teminal Terboyo, lalu jam 19.00 kami naik bis Sahabat (Semarang-Cirebon) menuju Terminal Pemalang. Sampe diTerminal Pemalang sudah malam jam 22.00. Akhirnya kami bermalam di Terminal Pemalang sambil menunggu pagi.
Tanggal 16-08-1997, setelah sholat subuh, kami melanjutkan perjalanan. Diawali naik bus Pemalang-Purwokerto, turun di Randudongkal lalu naik angkudes ke Moga dan dilanjutkan dengan angkudes/bak terbuka menuju Pasar Pratin.
Sampai di Pasar  Pratin kami ketemu dengan rombongan pendaki yang berjumlah 5 orang dari Akafarma Semarang juga lalu kami ber-7 menuju Blambangan berjalan kaki. Sampai di Bambangan  (Base camp-desa terakhir menuju puncak G. Slamet) masih siang hari sehingga setelah berdiskusi kami sepakat untuk melanjutkan perjalanan pada sore hari sekitar jam 17.00 agar dapat mencapai puncak tepat sebelum matahari terbit.
Mapala Akafarma dan Susilo Kusdiwanggo

Perjalanan dari base camp menuju Pos II akan melewati lahan pertanian, lapangan, pos payung dan hutan pinus. Dari Pos II menuju Pos III (Pondok Cemara) jalanan sempit dan mulai terjal sehingga aku semakin lelah, terseok-seok dan tertinggal jauh dengan teman-teman yang lain terutama Susilo yang sudah jalan lebih cepat. Tetapi ada teman Akafarma yang berganti-ganti menemani aku.
Sekitar jam 22.00 kami sampe di pos terakhir (plawangan) dimana ditempat ini batas antara hutan dengan bebatuan yang menuju puncak. Sehingga kami membuka tenda dan membuat bivak untuk istirahat membuat makan malam dan mempersiapkan stamina menuju puncak.
Sekitar jam 01.00 kami mulai mendaki lereng yang sangat terjal, bebatuan kerikil dengan kemiringan diatas 45 derajat. Kamipun harus berhati-hati karena penuh bebatuan sehingga kaki mudah terpeleset jika salah menginjak batu yang mudah longsor. Beberapa kali teman yang mendahului terpeleset sehingga kerikil berjatuhan.
Alhamdulillah tepat tanggal 17 AGUSTUS 1997 akhirnya sampe dipuncak Gunung Slamet sekitar jam 3, angin kencang dan sangat dingin membuatku mengenakan jaket dobel, syal, topi dan masker muka. Aku berlindung di balik tebing agar tidak terkena angin tapi tetap saja kedinginan.
Ketika matahari mulai menampakkan sinarnya, mulailah aku berfoto-foto seperti diatas angin. Narsis abis....... 
Bersama para pendaki yang lain kami mengikuti upacara bendera.
Sekitar jam 10.00 siang kami mulai turun kembali ke Base camp dan berlanjut pulang ke Semarang.